HARI KE III PELATIHAN GURU

Ust. Syahrial Menyampaikan Materi “Landasan Berkisah Dalam Al-Qur’an”

 

 

Dr. Yusrizal, SH. MH (Abu Yus) memberikan materi “Hukuman Dalam Dunia Pendidikan”

 

Abu Yus, Ust. Badlisyah dan Ust. Darma sedang memperagakan murid yang di hukum di dalam kelas

 

Dr. Malahayatie, M.Si menyampaikan materi mengenai “Manajemen Harta Berkah”

Rangkaian Kebersamaan Penutupan Pelatihan Guru Tahun Ajaran 2020-2021

PELATIHAN GURU KUTTAB – QALLIL WA KARRIR

 

لا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Tidaklah beriman seseorang di antara kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari, no. 13 dan Muslim, no. 45; dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Ustadz Zakaria Yahya, Lc memberikan materi/kajian Pembentukan Karakter Guru

Hadits :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ – رضي الله عنه – قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – حَقُّ اَلْمُسْلِمِ عَلَى اَلْمُسْلِمِ سِتٌّ: إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ, وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ, وَإِذَا اِسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْهُ, وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اَللَّهَ فَسَمِّتْهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ, وَإِذَا مَاتَ فَاتْبَعْهُ – رَوَاهُ مُسْلِمٌ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hak muslim kepada muslim yang lain ada enam.” Beliau shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”(1) Apabila engkau bertemu, ucapkanlah salam kepadanya; (2) Apabila engkau diundang, penuhilah undangannya; (3) Apabila engkau dimintai nasihat, berilah nasihat kepadanya; (4) Apabila dia bersin lalu dia memuji Allah (mengucapkan ’alhamdulillah’), doakanlah dia (dengan mengucapkan ’yarhamukallah’); (5) Apabila dia sakit, jenguklah dia; dan (6) Apabila dia meninggal dunia, iringilah jenazahnya (sampai ke pemakaman).” (HR. Muslim) [HR. Muslim, no. 2162]

Pelatihan Guru Kuttab

Pelatihan Guru Kuttab

 

Dr. Maya Safitri, MA memberikan materi/kajian Pedagogic

Seorang guru dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik di sekolah, perlu memiliki seperangkat ilmu tentang bagaimana ia harus mendidik anak. Guru bukan hanya sekadar terampil dalam menyampaikan bahan ajar, namun disamping itu ia juga harus mampu mengembangkan pribadi anak, mengembangkan watak anak, dan mengembangkan serta mempertajam hati nurani anak. Pedagogik adalah ilmu yang mengkaji bagaimana membimbing anak, bagaimana sebaiknya pendidik berhadapan dengan anak didik, apa tugas pendidik dalam mendidik anak, apa yang menjadi tujuan mendidik anak. Pada bagian ini akan dibahas pengertian pedagogik, pendidikan dalam arti khusus dan dalam arti luas. Pendidikan mengandung tiga aspek yaitu mendidik, mengajar dan melatih.

PELATIHAN GURU KUTTAB AL FIRDAUS

PELATIHAN GURU ” ikatlah Ilmu Dengan Menulis

Kemajuan sebuah masyarakat atau bangsa tidak pernah lepas dari faktor pendidikan yang ada. Sehingga pendidikan menjadi tolok ukur akan kualitas sebuah masyarakat atau bangsa tersebut. Berbicara tentang pendidikan, maka tidak akan terlepas dari sosok guru. Sebab, guru adalah ujung tombak pendidikan. Guru terbaik tidak hadir secara instan, akan tetapi mereka hadir melalui proses belajar yang intensif dan sistematis dengan waktu yang cukup. Guru terbaik bukanlah mereka yang paling banyak wawasannya. Akan tetapi sesungguhnya, guru terbaik adalah ia yang mampu mengajar dengan segenap jiwanya. Hal ini sangat kami sadari. Oleh karenanya, kami merasa perlu mendidik dan mencetak para guru yang sesuai dengan konsep Kuttab. Berawal dari pola penerimaan calon guru selama 1 hari, kami melihat bahwa waktu tersebut masih sangatlah kurang untuk mengahdirkan para guru yang ideal.. Maka dari sinilah muncul pelatihan Guru Kuttab Al Firdaus dengan masa pelatihan selama 3 hari. Besar harapan kami melalui proses belajar yang lebih intensif ini, untuk menghadirkan guru-guru terbaik. Sehingga mampu untuk memenuhi kebutuhan guru di Kuttab Al Firdaus.

Ust. Azhar Ibrahim, SQ menyampaikan Materi Sesi Pertama yaitu                Pembentukan Karakter Santri / Character Building

    Maksud dan Tujuan
A. Mencetak Pendidik Generasi Gemilang
B. Mencetak pendidik yang dapat memajukan peradaban
C. Mencetak Pendidik yang mampu mengajar, membimbing dan mengembangkan
potensi anak didik
D. Mencetak pendidik yang berasaskan nilai-nilai Islam
E. Menjadi bagian dari peningkatan kualitas guru/pendidik di Indonesia, khususnya
Kuttab Al Firdaus

    Hasil yang Diharapkan
Hasil (output) pelaksanaan pelatihan yang diharapkan diperoleh oleh peserta setelah
mengikuti pelatihan yaitu:
1. Guru sebagai pendidik percaya diri menggunakan kemampuan yang dimiliki dan
mampu menggali potensi yang ada untuk peningkatan mutu pendidikan.
2. Para pendidik mampu mengembangkan kreativitas dengan memadukan iman dan
Qur’an sebagai kompetensi
3. Sebagai Bagaian dari upgrading guru
4. Training ini diharapkan mampu memberikan manfaat dan menciptakan sebuah
jalinan kerjasama yang baik antara guru dan santri

Guru-Guru Fokus Mendengarkan Materi dari Ust. Azhar Ibrahum, SQ

Pelatihan Guru

Pelatihan Guru

 

Continue reading

Tasmi Juz 1 dan Juz 28

Alhamdulillah Ahmad Jabir Sedang Tasmi’ Juz 1

Alhamdulillah Nadhifatul Hawari (kiri) Tasmi’ Juz 28 dan Ghaitsa Al Zahira (kanan) Tasmi’ Juz 1

Alhamdulillah Khalisa Syifa Munira (kiri) Tasmi’ Juz 28 dan Jinan Aulia (kiri) Tasmi’ Juz 28

 

Menetapkan Arah Kiblat

Penentuan Arah Kiblat

Alhamdulillah dengan izin Allah Tim dari DEPAG membantu langsung dalam penentuan arah kiblat.

Syukran Jazakallah untuk Tim dari DEPAG dan KUTTAB AL FIRDAUS.

Hewan Hewan Qurban Dari Sohibul Qurban

Kambing Qurban Milik BNI Syari’ah (2)

Kambing Qurban Milik Dahlawisyah bin Muhammad Dahlan

Kambing Qurban milik Said Muhammad Rasya Bin Said Alam Zulfikar

Kambing Qurban Milik Fakhral Al Islam Bin Faisal

Kambing Qurban Milik BNI Syari’ah (1)

Kambing Qurban Milik Daffa Viermon Bin Edmon Dantes

Kambing Qurban Milik Arif Rahman Dzikrullah

Kambing Qurban Milik Teuku Muhammad Reza Bin Teuku Imran

Kambing Qurban Milik Innayah Dzil Izzati bin Muzakir Fuad

Kambing Qurban Milik Al Faqih Bin Zulkifli Basyah

Kambing Qurban Milik Hafizhah Binti Amiruddin

Kambing Qurban Milik Yahya Ashari Bin Aslim

Lembu Qurban milik 7 Orang Para Sohibul

Ayah Bunda jangan berhenti belajar by Khairul Bariyya

Dan yang lebih disayangkan lagi, saat sekolah yang pada dasarnya hanya membatu, lalu dibebankan seluruh tanggung jawab. Kemudian tanpa rasa berdosa kita para orang tua yang sudahlah tidak ambil bagian dalam mendidik, malah mengambil bagian dalam merusak apa yang sudah di usahkan pendidik 😥. Salah satunya yg meresahkan saat ini adalah kecanduan game pada beberapa anak yang berdampak pada anak lain yang tidak main. Soal hp n internet tidak bisa di anggap sepele. Walau untuk game edukasi, tetap akan ada mudharatanya. Hp itu harta, sudahkah kita bekali anak2 dengan ilmu tetang pengelolaan harta saat anak diserahkan harta? Minimal tentang anggota tubuh yang akan di hisab di yaumil akhir. 😢 Saya pribadi merasa ketinggalan ilmu jauh dari anak2. Sehingga tertatih2 ditengah kesibukan mengurus anak2 n rumah mengejar ketinggalan. Entah itu melalui media elektronik atau buku, alhamdulillah sekali bila bisa hadir di majelis ilmu. Paling kurang bisa hadir di Parenting Nabawiah di kuttab. Minimal walau ilmu tak bertambah, tapi iman semakin kokoh n adap semakin santun. Sehingga Allah mudahkan dalam proses mendidik ank2. Amin Ayah, bunda jangan berhenti ya. Sungguh kuttab ini tak mampu mencetak generasi peradaban yg lebih baik tanpa kerja sama kita sebagai orang tua. Mari saling mengingatkan, saling membatu n saling mendoakan. Agar Allah mudahkan kita para orang tua n para asatid/asatizah kuttab tetap istiqamah demi terwujud cita2 melahirkan generasi kebangkitan peradaban islam kelak. Maafkan si fakir ilmu ini, karna ternyata nyampahnya banyak😅. Doakan saya yang kadang masih tak sabar menikmati proses dalam menanam benih ini(maunya langsung ada hasil) 😢. Doakan guru anak2 kita yang begitu sabar mendidik anak2 hasil kebodohan n kelalaian kita. Kita??? Saya aja mungkin😅. Jazakumullah khair sudah mau menampung sampah saya. Klo gak ketampung dibuang aja ke tempat lain gapapa, asal gak mencemari lingkungan😁.

Dan yang lebih disayangkan lagi, saat sekolah yang pada dasarnya hanya membatu, lalu dibebankan seluruh tanggung jawab. Kemudian tanpa rasa berdosa kita para orang tua yang sudahlah tidak ambil bagian dalam mendidik, malah mengambil bagian dalam merusak apa yang sudah di usahkan pendidik 😥. Salah satunya yg meresahkan saat ini adalah kecanduan game pada beberapa anak yang berdampak pada anak lain yang tidak main. Soal hp n internet tidak bisa di anggap sepele. Walau untuk game edukasi, tetap akan ada mudharatanya. Hp itu harta, sudahkah kita bekali anak2 dengan ilmu tetang pengelolaan harta saat anak diserahkan harta? Minimal tentang anggota tubuh yang akan di hisab di yaumil akhir. 😢 Saya pribadi merasa ketinggalan ilmu jauh dari anak2. Sehingga tertatih2 ditengah kesibukan mengurus anak2 n rumah mengejar ketinggalan. Entah itu melalui media elektronik atau buku, alhamdulillah sekali bila bisa hadir di majelis ilmu. Paling kurang bisa hadir di Parenting Nabawiah di kuttab. Minimal walau ilmu tak bertambah, tapi iman semakin kokoh n adap semakin santun. Sehingga Allah mudahkan dalam proses mendidik ank2. Amin Ayah, bunda jangan berhenti ya. Sungguh kuttab ini tak mampu mencetak generasi peradaban yg lebih baik tanpa kerja sama kita sebagai orang tua. Mari saling mengingatkan, saling membatu n saling mendoakan. Agar Allah mudahkan kita para orang tua n para asatid/asatizah kuttab tetap istiqamah demi terwujud cita2 melahirkan generasi kebangkitan peradaban islam kelak. Maafkan si fakir ilmu ini, karna ternyata nyampahnya banyak😅. Doakan saya yang kadang masih tak sabar menikmati proses dalam menanam benih ini(maunya langsung ada hasil) 😢. Doakan guru anak2 kita yang begitu sabar mendidik anak2 hasil kebodohan n kelalaian kita. Kita??? Saya aja mungkin😅. Jazakumullah khair sudah mau menampung sampah saya. Klo gak ketampung dibuang aja ke tempat lain gapapa, asal gak mencemari lingkungan😁.